Emoticon


Ah tidak-tidak..
Ini salah..
Ini benar-benar salah, aku tidak seharusnya seperti ini. Aku tidak boleh memberikan perasaanku padanya. Tidak akan semudah itu, aku yakin tidak akan terbujuk rayunya.. Aku sangat yakin..

Ah jangan lagi,
Aku merasakan nya lagi..
Dia membuatku merasa seperti ini lagi..
Membuatku merasa bahwa dia benar-benar menyukaiku..

Kenapa tidak, bukan?

Dia memanggilku sayang,

Ah ..
Bukan itu saja..


Dia selalu mengucapkan selamat tidur dan mimpi indah. Selalu menanyai seluruh kegiatanku. Peduli dengan kesehatanku. Peduli dengan rutinitasku. Peduli dengan asupanku. Dia alarm terbaikku lah..


Hanya itu saja?

Tidak, tidak..

Dia selalu merayuku, menggodaku..
Selalu ada untukku, selalu balas chatku, selalu pokoknya selalu..


Memberikan banyak emot..
Yah, bukankah emot adalah salah satu komunikasi paling viral..
Siapapun akan tau apa yang dipikirkan si pengetik hanya dengan mengirimkan emot..

Entah emot cinta, peluk, tertawa ataupun kiss..

Itu bisa saja adalah pengungkap rasa terbaikku saat ini..

Aku pikir seperti itu,,

Emot atau emoticon,
Salah satu hal yang sangat membantuku terutama dalam mengungkapkan sesuatu yang sudah tidak bisa kubahasakan. Misalnya seperti tertawa terbahak-bahak..
Aku merasa kurang puas rasanya jika kata. "wkwkwk" tidak dibarengi dengan emoticon tertawa terbahak-bahak..

Bukankah begitu, ?

Dan aku akui,
Bahwa aku benar-benar puas dengan setiap emot yang kamu kirimkan untukku. Entalah, berlalu begitu saja rasanya. Emot demi emot semakin menjadi-jadi. Dari emot senyum, tertawa, love, peluk hingga kiss. Semuannya mudah dilihat dan ditemukan di setiap chat yang kamu kirimkan padaku..
Sangat jelas..
Hingga akhirnya aku menyadari..
Tapi, justru..
Perasaanmu padaku sebenarnya tidaklah jelas..
Hanya sekedar emoticon dan udah..
Gitu aja..

Kamu mulai bosen, mungkin..
Bukankah begitu, ?
Entahlah..
Aku tidak tau pasti..
Mungkin kamu hari ini sedang memilih emoticon terbaik untuk merayu. Memilih kata-kata terbaik yang akan membarengi emoticon pilihamu..
Tentu,,
Siapapun pasti akan terpesona..
Sama seperti diriku saat ini,
Terpesona dibalik emoticonmu yang bertopeng..
Emoticon yang membuatku sadar, bahwa emoticon hanyalah sekedar emoticon. No more..





Mataram, Febuary 24th 2019

Share:

Posting Komentar

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes