Ini masih
mengenai perasaanku. Perasaanku yang mungkin selalu bimbang dan ragu. Yaa..
labilah. Ahaha.. udah besar masih aja labil kalik ya. But, this is my life. Pas
punya pacar pengen sendiri. Giliran sendiri pengen punya pacar. Rasanya aku
ingin semua keadaan ini mengikuti apa yang kuinginkan. Terjadi seperti apa yang
kuinginkan dan apa yang ingin kurasakan.
Wkwkwk..
Abracadabra..
!!!!
Jadi
seperti apa yang ku mau.. !!!
But, tetap
saja tidak terjadi apapun. Tetap seperti ini dan tetap pada keadaan ini. Beda
hari beda pemikiran. Beda ucapan beda yang dilaksanakan. Bhaks.. wkwkkwk.. untuk
usiaku yang sudah hampir 17 tahun mungkin sudah tidak pantas seperti itu.
Sekarang lagi sendiri bukan jones, hanya saja masih setia menunggu yang lebih
baik dari pada yang sebelum-sebelumnya.
Akankah
yang sebelumnya kurang baik? Mungkin bagiku belum cocok seperti apa yang kumau.
Belum cocok seperti apa yang kuinginkan. Bukan. Tidak. Aku tidak bermaksud
memilih atau membedakan. Hanya saja, kata orang cinta tidak bisa dipaksakan.
Dan pura-pura dalam kenyamanan ini tidak bisa disembunyikan. Aku bukanlah wanita
yang bisa memendam rasa tidak nyaman. Mungkin ini terdengar kasar, mengakhiri
hubungan hanya saja karena aku tidak nyaman sama si dia.
Bagiku,
lebih baik memutuskan semua sampai disini dari pada melanjutkan hubungan namun
dibayangi dalam ketidaknyamanan. Dibayangi rasa bersalah telah membohongi
perasaan orang yang benar-benar mencintai kita namun yang tidak kita miliki
sedikit rasapun dengannya. Kamu pantes bahagia, sangat pantas boy. Sangat
pantas dengan orang yang sangat nyaman dengan dirimu dan kamu pun sebaliknya.
Namun
faktanya, banyak orang yang memilih mempertahankan hubungannya dalam
ketidaknyamanan. Untuk apa? Aku tidak mengerti, untuk apa mempertahankan
hubungan yang jelas-jelas kita sudah tidak ada rasa dengan si dia? Dan bahkan
beberapa orang mempertahankan hubungan tersebut karna kasihan, bla bla dan bla
bla.
Mataram, 15
September 2016

Posting Komentar