R A I N

R, asa yang tercium dan aku mulai memikirkannya bahwa ini semua
A, kan menjadi luka ataupun kebahagiaan untuk ku rasakan dan aku..
I, ngat dengan semua nya, sesuatu yang pernah terjadi pada diriku dan dia
N, amun aku menyadari, itu hanyalah ingatan belaka masalalu ku..
Rain,
Selalu membawa banyak kenangan kata orang, baik dari aromannya maupun setiap rintikan airnya ke dunia. Memberikan kesegaran, begitu juga ia menyegarkan kembali sesuatu yang sudah lama tertumpuk didalam lubuk hati yang kita sebut dengan memories.
Entah itu kenangan yang mungkin menyakitkan atau menyenangkan sekalipun. Semua terungkap dan terngiang kembali dalam memori. Terlintas begitu saja semuanya. Terkadang, kita merasa benci saat hujan kembali datang dan membuka semua luka yang sudah kita tutup rapat-rapat. Biar bagaimanapun, suka tak suka hujan adalah hal yang terindah.
Hujan selalu mengagetkanku, selalu menakutiku, selalu menyerangku dan selalu menyakitiku. Kadang, hujan datang disaat yang tidak tepat. Namun, sampai saat ini aku masih menyukainya. I ove it.
Aku sendiri..
Aku tak memiliki kenangan dengan seseorang yang special bersama hujan. Cinta segitiga bersama seseorang dan hujan. Aku tak memilikinya dan belum saat ini aku memilikinya. Hujan bagiku, sesuatu yang indah. Aku selalu menginginkan hujan ketika aku terluka. Ketika aku merasa bahwa semua luka ini terlalu berat untuk kupikul sendiri. Aku kadang tak suka terluka, tapi luka itu masuk begitu saja. Sialnya aku belum memasang pintu dalam diriku agar luka tak gampang masuk kedalam diriku. Suka tak suka, luka adalah sesuatu yang mudah didapatkan.
Luka memberikan efek yang cepat pada diriku, begitu juga bagaimana dengan cepatnya dia mempengaruhi pikiran dan hatiku. Namun hujan tak kalah hebat, dimulai dari mendung atau tidak sekalipun. Saat mendung aku suka, karna cloudy belum tentu akan hujan. Aku suka cloudy, memberikan sesuatu yang segar, aroma yang segar dan itu tidak panas (emang kali ya).
Kebiasaan burukku adalah ketika aku terluka aku selalu gas full, berharap semua masalah dan luka itu hilang terbawa angin. Ketika hujan, setiap rintikannya menghilangkan 1 masalah yang kurasakan. Dan hujan adalah tempat ku belajar bagaimana aku harus tetap terlihat tegar. Walau sebesar apapun masalah itu menerjangku. Tear dan rintikan hujan itu beda tipis. Teriakanku dan bunyi hujan pun samar.
I’am so fun. Masalahku, hanyut terbawa arus hujan. Entah kemana arus itu mengalir aku tak peduli. Aku merasakan semuanya akan baik-baik saja. Setiap aliran hujan ditubuhku, menyadarkanku bahwa hidupku terlalu singkat untuk memikirkan 1 masalah. Bahwa hidupku terlalu singkat untuk meratapi dan menangisi semua luka..
Hujan begitu mengajarkan banyak hal. Terkadang kita menyalahkan kenapa hujan harus turun hari ini, tanpa memikirkan bahwa masih ada 1000 alasan kenapa hujan harus turun hari ini. Begitu juga seperti kenangan yang mungkin pernah menyakitkan kita rasakan. Dia memilih orang lain, dan kita menyalahkannya tanpa memikirkan bahwa ada begitu banyak alasan kenapa dia tidak menjadi milik kita.
Aku begitu menyukai semunya..
Hujan adalah obat dan sihir bagiku. Memberikan efek yang banyak dan mengajarkan banyak hal yang seharusnya sudah kupahami. Kadang sulit untuk kuungkapkan. Tapi aku sangat-sangat menyukai aroma hujan ini. Aroma yang bergerak entah berapa kecepatan perjam kedalam pikiranku.

I love rain..


Mataram, 3 November 2016
Share:

Posting Komentar

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes