Mari saling menguatkan..
Aku tau, kamu lelah dengan
semua ini. Bimbang dan dilema. Begitupun aku, tidak tau akhir dari teka-teki
ini. Kita sama-sama sedang berada dalam masa yang sulit. Jadi, mari saling
menjaga. Hingga semuanya perlahan-lahan kita lewati.
Jangan merasa sendirian. Kamu
tidak pernah benar-benar sendirian. Jangan merasa tidak ada yang bersamamu.
Karna nyatanya aku selalu bersamamu, sebagaimana pun bertengkarnya kita.
Yang tabah ya,
Semua ini akan segera berakhir
dan kita akan mendapatkan hadiah dari Tuhan. Bermimpi lah terus, jangan pernah
diputuskan. Walaupun tidak pernah kamu dapatkan mimpi itu. Tapi, percayalah.
Nantinya hal itu akan menjadi hal yang kamu banggakan walau hanya sekedar
wacana.
Aku juga tau,
Gagal itu sangat sakit. Merasa
semua tidak adil. Merasa Tuhan tidak menyayangi kita. Merasa bahwa semua nya
adalah kecurangan semata. Trauma, lelah dan jatuh. Aku pernah merasakan itu.
Ya, dulu dan saat ini. Sekarang ini, ya sekarang ini.
Aku tidak tau harus berkata
seperti apa lagi. Aku juga lelah, kesal dan marah. Namun, terima kasih untuk
tetap bertahan denganku selama ini. Terima kasih banyak.
Yang sabar ya,
Tidak ada hal positif yang
sudah dilakukan akan sia-sia. Semua ada hasil dan semua akan segera terjadi.
Mengeluhlah sepuasmu. Aku pun akan begitu. Namun, jangan pernah berhenti
berjuang.
Percaya.
Aku akan di sini untukmu.
Bersamamu dan secara perlahan meyusun puzzle hati yang telah hancur. Ya, aku
dan kamu. Tetaplah, kita menjadi kita.
Bertahanlah..
Semuanya akan segera berlalu
dan menemukan akhirnya. Tinggal sedikit lagi. Sedikit lagi.
Mataram, 23 Mei 2018

Posting Komentar