Saya adalah masa lalu dari diri saya sendiri. Masa hari ini, saya
adalah apapun yang terjadi pada diri saya sendiri. Saya adalah masa depan dari
diri saya sendiri. Masa yang akan terjadi besok. Masa yang akan terjadi lusa.
Saya adalah diri saya sendiri.
Apapun masa lalu saya, tetaplah sesuatu yang berharga untuk saya.
Sesuatu yang membentuk saya yang hari ini tetap berdiri tegak dan tegap didepan
orang lain. Dan didepan bayangan saya sendiri. Masa lalu yang penuh derita,
kesengsaraan, air mata, kesedihan, kesakitan, luka dan penyesalan. Saya
bersyukur pernah mengalaminya. Saya bersyukur, Tuhan memilihkan scenario yang
tepat untuk saya. Saya bersyukur semua hal itu terjadi pada saya. Saya
bersyukur telah diberikan kesempatan untuk mengenalnya, mengalaminya, menjalani
dan melewatinya. Saya bersyukur dan berterima kasih.
Hari ini,
Saya bersyukur bisa menjalani hari hingga hari ini. Hari ini saya
bersyukur masih bisa tertawa, bercanda, girang dan riang. Masih bisa menjadi
diri saya sendiri. Masih bisa bersama bayangan saya kemana pun. Masih bisa
bertemu teman-teman dari diri saya sendiri. Masih bisa menyapa, bersalaman dan
tersenyum. Masih bisa berdiri di atas tanah. Masih bisa mengepalkan tangan.
Masih bisa merasakan hangat dan teriknya matahari. Masih bisa mengagumi
warna-warna indah pelangi. Masih bisa menatap jauh ke atas langit. Saya
bersyukur dengan apa yang hari ini saya dapatkan. Saya bersyukur dengan apa
yang hari ini saya miliki. Saya bersyukur dengan apa yang hari ini saya bisa
lakukan. Saya bersyukur dan berterima kasih.
Besok,
Saya bersyukur masih bisa memikirkan apa yang akan saya lakukan
besok. Saya bersyukur telah menyiapkan banyak hal yang harus saya lakukan
besok. Saya bersyukur harapakan yang telah saya siapkan untuk saya raih besok.
Saya besyukur dan berterima kasih.
Mataram, February 11st
2019

Posting Komentar