BukaLapak: Inspirasi di Bulan Agustus


Tidak terasa negara tercinta kita Indonesia telah merdeka selama 73 tahun. Wah, pasti sangat bangga rasanya mengingat bahwa para pahlawan kita sangat sulit untuk mendapatkan kemerdekaanya. Kini zaman telah semakin canggih dan modern. Kita pun sebagai anak bangsa harus terus berkarya untuk menghargai jasa para pahlawan kita yang telah berjuang dengan sekuat tenaganya. Maka hingga saat ini telah banyak anak bangsa yang telah menunjukkan karyanya dan sukses. Salah satu contoh karya adalah Bukalapak. Sudah pada tahu Bukalapak, bukan? Bukalapak adalah penyedia tempat jual-beli online mudah & terpercaya; yang memberikan jaminan 100% uang kembali kepada pembeli jika barang tidak dikirimkan oleh pelapak.


Ini adalah salah satu langkah nyata kontribusi anak muda untuk membangun Indonesia yang lebih baik dan lebih maju. Bukalapak didirikan oleh Achmad Zaky  pada awal tahun 2010 sebagai divisi agensi digital bernama Suitmedia yang berbasis di Jakarta. Namun, Bukalapak baru berstatus sebagai sebuah Perseroan Terbatas (PT) pada September 2011 dan dikelola oleh manajemen yang dipimpin oleh Achmad Zaky sebagai CEO (Chief Executive Office) dan Nugroho Herucahyono sebagai CTO (Chief Technology Officer).

Setelah berdiri kurang lebih setahun, Bukalapak mendapat penambahan modal dari Batavia Incubator (perusahaan gabungan dari Rebright Partners yang dipimpin oleh Takeshi Ebihara, Japanes Incubator dan Corfina Group). Di tahun 2012, Bukalapak menerima tambahan investasi dari GREE Ventures yang dipimpin oleh Kuan Hsu.

Pada bulan Maret 2014, Bukalapak mengumumkan investasi oleh Aucfan, IREP, 500 Startups dan GREE Ventures. Tidak berselang lama dari pemberitaan tersebut, di tanggal 18 Maret 2014 Bukalapak pun meluncurkan aplikasi seluler untuk Android. Aplikasi yang dikenal dengan mobile Bukalapak tersebut diciptakan khusus untuk para penjual untuk mempermudah penjual dalam mengakses lapak dagangannya dan melakukan transaksi melalui smartphone. Sejak pertama kali diluncurkan sampai dengan 3 Juli 2014, aplikasi tersebut di download oleh lebih dari 87 ribu user Bukalapak.

Pada 25 Juni 2014 Bukalapak menambahkan fitur Quick Buy yaitu dimana pembeli tidak perlu melakukan registrasi akun terlebih dahulu ketika akan membeli barang. Ketika muncul halaman, cukup isi data pembelian dan pembeli memiliki tab Beli Tanpa Akun. Tahapan ini, pembeli cukup memasukkan email yang selalu aktif dan detail alamat pengiriman barang. E-mail aktif tersebut nantinya digunakan untuk mengirim tagihan pembayaran dan sebagai kontak untuk menghubungi pembeli jika terjadi kesalahan saat transaksi. Oleh Karena itu untuk email diharapkan tidak salah dalam penulisannya, Karena nantinya akan berpengaruh kepada verifikasi transaksi anda.

Bukalapak memiliki program untuk memfasilitasi para UKM yang ada di Indonesia untuk melakukan transaksi jual beli secara online. Hal ini dikarenakan transaksi melalui online dapat mempermudah UKM dalam menjual produk-produk yang mereka miliki tanpa harus memiliki toko offline. Untuk yang telah memiliki toko offline, Bukalapak mengharapkan adanya situs tersebut dapat membantu meningkatkan penjualan toko offline tersebut.
Benar-benar langkah nyata, bukan?

Dengan adanya Bukalapak ini benar-benar membantuku dalam menjalankan bisnis untuk remaja seusiaku. Beberapa keluhanku saat sebelum mengenal Bukalapak adalah yang pertama kurangnya modal dalam menjalankan bisnis karena kantong anak usia 17 tahun itu berapa sih? Kan gak banyak gitu ya. Terus yang kedua kesulitan untuk mencari supplier dengan harga yang pas untuk dijual lagi. Yang ketiga aku sempet kena tipu karena supplier tempat aku ambil barang ternyata tidak bisa dipercaya. Jadi saat aku mengenal Bukalapak bisnisku menjadi lancar dan memberikan keuntungan yang lumayan besar. Karena Bukalapak menyediakan modal untuk pebisnis yang belum memiliki modal, banyak supplier dengan harga yang terjangkau dan tidak kalah juga dengan ongkir yang terjangkau serta pastinya terhindar dari penipuan. Sesuai dengan pengertian Bukalapak tadi, jika barang tidak diterima maka uang akan dikembalikan 100%.

Dan pengalaman inspirasional ku dengan Bukalapak adalah aku membantu temanku untuk menyalurkan bantuan kepada kawan-kawanku yang terkena musibah Gempa di Lombok Utara. Sejak tanggal 29 Juli 2018 lalu Lombok sedang diberikan ujian dengan adanya Bencana Alam Gempa yang terus terjadi hingga hari ini tanggal 26 Agusturs 2018. Sungguh mengiris hati membayangkan apa yang telah terjadi. Bencana ini sudah hampir menginjak sebulan.

Pada hari itu hari minggu, tanggal 5 Agustus 2018. Pada malam hari sekitar setengah 8 malam Gempa dengan kekuatan 6.8 SR dan 7.0 SR mengguncang Lombok. beberapa detik setelah Gempa itu terjadi listrik padam. Malam itu aku benar-benar terjaga karena Gempa susulan terus terjadi. Dijalan terjadi kemacetan beberapa menit setelah Gempa karena adanya isu Tsunami yang disebarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Kemacetan semakin menjadi-jadi hingga pukul 11.00 WITA. Suara klakson motor dan mobil terdengar bising hingga kerumahku, Karena rumahku lumayan dekat dengan jalan raya.

Aku mendapat kabar di Grup WhatsApp bahwa di Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Timur dibeberapa bagian sudah hancur dan rata dengan tanah. Dan terjadi beberapa kerusakan di daerah Kota Mataram. Dan keesokan harinya, Senin, 6 Agustus 2018 aku bersama dia mengelilingi Kota, saat itu sekitar pukul 09.10 WITA. Beberapa bangunan seperti hotel di Kota sudah mulai retak dan begitu juga rumah-rumah warga beberapa mengalami keretakan.

Kemudian, siang hari sekitar jam 1 pada hari Kamis, 8 Agustus 2018 terjadi lagi Gempa yang berkekuatan 6.2 SR. Gempa kali ini semakin meluluh lantahka bangunan yang telah rusak. Dan aku merasa trauma yang sedalam-dalamnya. Sudah hampir 300 kali gempa susulan terjadi dari tanggal 29 Juli 2018 lalu.

Sejak saat itu toko hampir tidak ada yang buka. Air bersih sulit untuk dicari karena mata air keruh. Makanan juga sulit untuk dicari karena tidak ada aktivitas pasar maupun warung. Hari itu benar-benar mencekam dan membuatku sedih. Tidak hentinya berdoa dan berpasrah kepada Tuhan.

Pada tanggal 18 Agustus 2018 temanku meminta bantuanku untuk membeli barang seperti mie instant, selimut dan beberapa pakaian hangat lainnya untuk dikirimkan kepada keluarganya yang berada di salah satu desa di Lombok Utara. Karena saat ini tidak ada toko yang buka selain itu pula tidak memungkinkan untuk langsung mengantarkan kesana karena Gempa susulan terus terjadi.

Kemudian aku berpikir untuk menggunakan Bukalapak. Aku dan temanku search barang-barang yang akan dibeli dan memasukkannya ke keranjang belanja. Setelah selesai memilih aku menggunakan dropshipper untuk mengirim barang. Dropshipper dengan alamat rumah keluarga temanku yang berada di Lombok Utara. Aku lalu membayar tagihannya. Dan beberapa hari setelahnya temanku memberitahuku bahwa barang telah diterima oleh keluarganya yang disana melalui via telepon.

Aku benar-benar bersyukur dengan adanya Bukalapak. Karena benar-benar sangat membantu disaat keadaan seperti ini dimana tidak ada toko, jikapun ada yang buka namun barang-barang kebanyaka kosong karena di borong oleh para relawan dan masyarakat di Kota. Jadi aku tidak perlu khawatir lagi kalok mau belanja. Tinggal ke Bukalapak aja. Yuks, kalian yang belum belanja di Bukalapak, buruan. Rasakan berbagai diskon dan promonya.

Oke teman-teman, itulah kisah inspirasiku di Bulan Agustus ini dengan Bukalapak. Jadi, apa kisah inspirasi kalian? Yuks kita berbagi.

Share:

Posting Komentar

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes