Lagi, Lagi dan Lagi!

Aku benci ini.
Aku benci semua ini, semua keadaan ini. Semua yang terjadi hari ini. 01 november 2016, dimana ini seharusnya awal aku berkomitmen mengawali 30 hari kedepannya hingga hari demi harinya akan habis dan beranjak ke bulan selanjutnya.
Aku kecewa, kecewa dengan dia, kecewa dengan diriku dan kecewa dengan semua yang telah terjadi hari ini. Tak kusangka akan seperti ini. Apa yang terjadi ternyata tak seindah yang kupikirkan. Apa yang terjadi hari ini tak seperti yang kuinginkan.
Mungkin ini yang namanya rencana Tuhan tidak ada yang tahu, wkwkwk..
Sudahlah, back ke persoalan..
Beberapa hari sebelum ini, aku sudah merasakan yang berbeda. Yang berbeda dari dia, tingkahnya dan semua dirinya. Entah.. aku tak tahu apa yang telah terjadi. Aku tak mengerti. Atau aku yang mungkin lagi dan lagi terlalu baper. Kebaperan saking ndg ada yang baperin. Sungguh menyedihkan rasanya jomblo, wkwkwk.. miris..
Hari itu, sebelum dia memutuskan untuk keluar kota, semua keadaanya masih sama. Aku masih merasakan itu dirinya. Setelah beberapa jam dia akan keluar kota pun masih sama. Dan entah.. sihir macam apa yang mempengaruhi dirinya, aku tak tahu.. ketika dia sudah berada ditransportasi laut tersebut, mungkin kurasa dia kelelahan karna jarak pelabuhan dari tempatnya cukup jauh. Aku membiarkannya istirahat tanpa chat sekalipun. Dan selanjutnya aku terus memikirkannya, masih memikirkannya.
Beberapa lama, aku menunggu chat seperti biasanya. Tak ada chat. Tak ada kabar. Akhirnya aku mengalah, dan beberapa hari kedepannya. Lagi dan lagi keadaan ini terulang lagi. Bukan karna yang kedua kalinya ini terjadi, pertama kali sekalipun dengan dia terjadi semua ini aku tak pernah menyukainya. Aku tak pernah suka seseorang yang tiba-tiba berubah disaat aku mulai…
Ah, harus bagaimana aku berpikir sekarang?
Ini yang kesekiankalinya, kesekiankalinya aku merasa dibohongi oleh perasaanku sendiri. Aku ingin menutup hatiku mengakui bahwa aku menyukainya. Aku ingin dia menjadi milikku. Aku benci mengakui bahwa aku, aku mulai menyayanginnya. Kenapa kau menjauhkan dia Tuhan..
Kenapa hari ini aku melihat status BBM nya dengan wanita lain. Ya Tuhan.. rasanya itu, seperti,,
Aku masih tak bisa menerima semua ini. Dia yang begitu polos bagiku, dia yang bagiku mampu dan bisa lagi menumbuhkan rasa yang berbeda dalam diriku malah melakukan semua ini. Entah.. aku juga tak mengetahui pasti apakah selama ini dia memiliki rasa atau tidak. Jika hanya sekedar gurauan, lalu untuk apa semua yang dia berikan? Apakah ini hanya pelampiasan? Atau aku hanya dianggap barang yang bisa dia mainkan saat dia perlu?
Aku masih tak mengerti semua ini. Aku tak tau pasti perasaanya seperti apa padaku. Akankah aku menyalahkan diriku lagi? Aku yang kelewatan baper. Ckckck.. untuk kesekiankalinya lagi, lagi dan lagi.. aku jatuh dalam lubang yang sama dan kesalahan yang sama. Dan lagi, lagi aku harus menyalahkan diriku karna membiarkan ada laki-laki yang masuk menembus hatiku.
Aku benci semua ini!
Aku kecewa!
Aku tak pernah menginginkan semua ini. Aku cemburu! Aku tak bisa menerima semua ini! Ini terlalu sakit untuk kulewati lagi. Move on itu tak segampang membalikkan telapak tangan. Aku benci semua ini!




Mataram, 1 November 2016
Share:

Posting Komentar

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes