Setelah menjalani hubungan yang memang harus berakhir dan bertemu lagi dengan seorang laki-laki membuatku sadar. Pada banyak percakapan yang kita lalui, pada banyak waktu kuhabiskan untuk berpikir dan pada banyak algoritma instagram hingga tiktok yang muncul secara bersamaan. Entah ini mungkin juga petunjuk Tuhan dan dorongan alam semesta.
Aku mulai menyadari, bagaimana cinta yang sehat sebenarnya. Aku mulai tersadarkan, bahwa betapa pentingnya memiliki dan membangun cinta yang sehat itu. Betapa membahagiakannya memiliki cinta yang sehat dan menjadi bagiannya.
Walau pertemuan itu singkat, tapi percakapannya bukan lagi hanya sekedar kata-kata dan melalui mata. Tapi justru terus membekas di pikiran dan tertinggal di hati. Percakapan perempuan dan laki-laki usia setengah abad. Percakapan yang sama-sama saling mengeluh. Percakapan yang sudah bukan lagi basa basi. Percakapan tentang gambaran sebuah hubungan yang mungkin akan dijalanin dalam waktu yang lama. Walaupun kini berakhir asing. AHAHAHAHA.. KASUS MEN!
Tapi bagaimanapun itu berakhir. Aku pada akhirnya mengerti dari pertemuan itu. Bahwa cinta yang sehat adalah cinta yang tidak ada keraguan sama sekali. Cinta yang saling percaya.
Cinta yang sehat itu adalah cinta yang sama-sama tidak akan takut kehilangan, karena kita sama-sama saling mengusahakan untuk tetap bersama. Sama-sama berjuang bersama saling memahami satu-sama lain. Saling memahami kehidupan masing-masing sebelum kita bersama hari ini. Cinta yang saling mendukung dan saling memaafkan. Cinta yang saling berkorban dan setara. Cinta yang saling mencoba memaklumi pada hal-hal yang belum bisa kita terima tetapi masih dalam kriteria yang normal.
Cinta yang sehat adalah cinta yang tak mengubahmu menjadi orang lain. Melainkan mengubahmu menjadi versi terbaikmu. Membuatmu sadar bahwa kamu harus berubah karena apa yang kamu lakukan kurang tepat. Cinta yang tidak membuatmu tidak mempercayai dirimu sendiri. Cinta yang tetap membuatmu mendengarkan apa kata hatimu.
Cinta yang sehat adalah cinta yang membuatmu bergerak menjadi lebih baik, termotivasi melakukan hal yang lebih baik dan cinta yang mengubah mindsetmu menjadi lebih maju.
Mataram, May 4, 2025

Posting Komentar